PRODUKSI MEDIA PEMBELAJARAN LKS
MAKALAH
Diajukan untuk Melengkapi Syarat-syarat
dalam Mata Kuliah Media Pembelajaran
Pendidikan Agama Islam
YAYASAN
PENDIDIKAN ISLAM SYEKH MAULANA QORI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
SYEKH
MAULANA QORI BANGKO
JURUSAN
TARBIYAH
2014
KATA
PENGANTAR
Alhamdulillah puji syukur
penulis panjatkan kehadirat Allah, SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayah-Nya kepada penulis, sehingga dapat menyelesaikan Makalah ini. Shalawat dan salam buat junjungan kita Nabi Muhammad, SAW
serta keluarga dan sahabat juga pengikut beliau yang setia.
Sudah menjadi kewajiban setiap Mahasiswa dalam perkuliahan membuat karya ilmiah dalam bentuk makalah, guna untuk memenuhi tugas sebagai salah satu syarat pada
mata kuliah Media Pembelajaran PAI.
Penulis telah memilih suatu
judul yang menjadi fokus pembahasan yang dilakukan
yaitu ”Produksi
Media Pembelajaran LKS”. Dalam penulisan makalah ini penulis
menyadari dan mengakui bahwa banyak sekali kesulitan-kesulitan yang penulis
temui, namun berkat ketekunan, kesabaran, serta atas bantuan, dorongan,
bimbingan dan dukungan dari semua pihak, alhamdulillah makalah ini dapat
disusun dengan sederhana.
Atas segala bantuan, dorongan, bimbingan dan
dukungan yang telah diberikan, penulis mengucapkan terima kasih yang
sedalam-dalamnya, semoga Allah membalasnya yang setimpal. Penulis sangat
berharap kritik dan saran yang konstruktif terhadap isi, sistematika dan lain
sebagainya yang terkait dengan makalah ini. Akhirnya penulis berharap agar
penulisan makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi penulis
sendiri, amin yaarabbal ‘alamin.
Bangko,
...............................
Penulis,
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Pelaksanaan kurikulum harus didukung oleh strategi dan kegiatan belajar
mengajar yang sesuai. Penerapan suatu media pengajaran harus ditinjau dari segi
keefektifan, keefisienan, karakteristik materi pelajaran dan keadaan siswa.
Lembar Kegiatan Siswa (LKS) merupakan alat yang bermanfaat bagi guru terutama
untuk memudahkan pemberian tugas, baik yang berupa kegiatan maupun evaluasi,
sedangkan bagi siswa bermanfaat terutama sebagai pemandu dalam kegiatan belajar
mengajar. Melalui LKS aktivitas dan kreatifitas siswa dalam belajar mengajar
dapat ditingkatkan, penyampaian materi pelajaran dapat dipermudah dengan
menggunakan LKS.
Bentuk bahan ajar cetak yang dapat dikembangkan dalam proses
pembelajaran adalah Lembar Kerja Siswa (LKS). LKS merupakan materi ajar yang
sudah dikemas sedemikian rupa sehingga siswa diharapkan dapat belajar dengan
efektif dan fokus terhadap materi pembelajaran yang sedang dijelaskan oleh guru
secara mandiri.
Upaya Pengembangan bahan ajar Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dilakukan
dengan secara optimal yang diharapkan dapat membantu proses pembelajaran bagi
siswa, karena hasil pembelajaran menggunakan LKS akan dikoreksi oleh guru dan
dibahas secara bersama-sama dengan siswa, sehingga dapat memberikan stimulus kepada
siswa untuk lebih giat dalam proses belajar dan dapat mencapai ketuntasan dalam
pembelajaran siswa.
B.
Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam makalah ini adalah
sebagai berikut:
1.
Apa pengertian, fungsi, tujuan,
dan kegunaan media pembelajaran LKS?
2.
Apa saja unsur-unsur dan bentuk media pembelajaran LKS ?
3.
Jelaskan prosedur produksi media
pembelajaran LKS?
4. Bagaimana Mengembangkan dan
membuat media pembelajaran LKS?
C.
Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai
berikut:
1.
Ingin mengetahui yang
dimaksudkan media pembelajaran LKS, Fungsi, tujuan, unsur, serta kegunaannya,
2.
Ingin mengetahui unsur
media pembelajaran LKS
3.
Ingin mengetahui
Prosedur dalam memproduksi media pembelajaran LKS
4.
Ingin mengetahui cara
mengembangkan dan membuat media pembelajaran LKS
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian, Fungsi,
Tujuan, dan kegunaan Media Pembelajaran LKS
a.
Pengertian LKS
Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah lembar
kerja yang berisi informasi, perintah/instruksi dari guru kepada siswa untuk mengerjakan
suatu kegiatan belajar dalam bentuk kerja, praktek atau dalam bentuk penerapan
hasil belajar untuk mencapai suatu tujuan.[1]
Didalam Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif, mengungkapkan bahwa
LKS merupakan sesuatu bahan ajar cetak berupa lembar-lembar kertas berisi
materi, ringkasan, dan petunjuk-petunjuk pelaksanaan tugas pembelajaran yang
mengacu pada kompetensi dasar yang harus dicapai.[2]
Adapun pengertian LKS menurut para ahli
adalah sebagai berikut :
1.
Sutanto
(2009:1) mengemukakan LKS Lembar Kegiatan Siswa merupakan materi ajar yang
dikemas sedemikian rupa agar siswa dapat mempelajari materi tersebut secara
mandiri .
2.
Trianto (2007:73) berpendapat Lembar Kegiatan Siswa (LKS)
merupakan suatu bahan ajar cetak berupa lembaran berisi tugas yang di dalamnya
berisi petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan tugas. LKS dapat berupa
panduan untuk latihan pengembangan aspek kognitif maupun panduan untuk
pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen dan
demonstrasi.
3.
Badjo
(1993:8) mengemukakan LKS ialah lembar kerja yang berisi informasi dan
perintah/instruksi dari guru kepada siswa untuk mengerjakan suatu kegiatan
belajar dalam bentuk kerja, praktek, atau dalam bentuk penerapan hasil belajar
untuk mencapai suatu tujuan.[3]
4.
Menurut Dhari
dan Haryono (1988) yang dimaksud dengan lembar kerja siswa adalah lembaran yang
berisi pedoman bagi siswa untuk melakukan kegiatan yang terprogram. Setiap LKS
berisikan antara lain: uraian singkat materi, tujuan kegiatan, alat/ bahan yang
diperlukan dalam kegiatan, langkah kerja pertanyaan – pertanyaan untuk
didiskusikan, kesimpulan hasil diskusi, dan latihan ulangan.
Jadi, Lembar Kerja Siswa (
LKS) bisa diartikan lembaran-lembaran yang digunakan peserta didik sebagai
pedoman dalam proses pembelajaran, serta berisi tugas yang dikerjakan oleh
siswa baik berupa soal maupun kegiatan yang akan dilakukan peserta didik.[4]
b.
Fungsi Media pembelajaran LKS
LKS
memiliki setidaknya 4 fungsi sebagai berikut :
1.
Sebagai bahan ajar yang bisa meminimalkan peran
pendidik, namunlebih mengaktifkan peserta didik.
2.
Sebagai bahan ajar yang mempermudah peserta
didik untuk memahami materi yang diberikan.
3.
Sebagai bahan ajar yang ringkas dan kaya tugas
untuk berlatih, serta\
4.
Memudahkan pelaksanaan pengajaran kepada
peserta didik.
c.
Tujuan Media Pembelajaran LKS
Dalam hal ini, paling tidak ada 4 poin yang
menjadi tujuan penyusunan LKS yaitu :
1.
Menyajikan bahan ajar yang memudahkan peserta
didik untuk berinteraksi dengan materi yang diberikan
2.
Menyajikan tugas-tugas yang meningkatkan
penguasaaan peseta didik terhadap materi yang diberikan
3.
Melatih kemandrian belajar peserta didik, dan
4.
Memudahkan pendidik dalam memberikan tugas
kepada pesertadidik.
d.
Kegunaan Media Pembelajaran
LKS
Mengenai kegunaan LKS bagi kegiatan
pembelajaran, tentu saja ada cukup banyak
kegunaan. Bagi kita selaku pendidik, melalui LKS, kita mendapat
kesempatan untuk memancing peserta didik
agar secara aktif terlibat dengan materi yang dibahas. Salah satu metode
yang bisa diterapkan untuk mendapatkan hasil optimal dari pemanfaatan LKS
adalah metode”SQ3R” atau survey, question, read, recite and review (menyurvei,
pertanyaan, membaca, meringkas, dan mengulang).
B.
Unsur-unsur dan bentuk media pembelajaran LKS
Dari segi struktur Bahan
ajar LKS terdiri atas 6 unsur utama, meliputi:
1)
Judul
2)
Petunjuk belajar,
3)
Kompetensi dasar atau materi
pokok,
4)
Informasi pendukung,
5)
Tugas atau langkah kerja, dan
6)
Penilaian.
Sedangkan jika dilihat dari formatnya, LKS memuat paling tidak 8 unsur,
yaitu :
1)
Judul
2)
Kompetensi Dasar yang akan dicapai
3)
Waktu penyelesaian
4)
Peralatan/bahan yang diperlukan
untuk penyelesaian tugas
5)
Informasi singkat
6)
Langkah kerja
7)
Tugas yang harus dilakukan dan,
8)
Laporan yang harus dikerjakan.
Dengan mencermati, baik dari segi struktur
maupun formatnya, sekarang kita menjadi tahu unsur-unsur yang dibutuhkan untuk
penyusunan bahan ajar.
Adapun bentuk-bentuk LKS yang umumnya
digunakan oleh peserta didik, antara lain :
1.
LKS yang membantu peserta didik
menemukan suatu konsep
LKS jenis ini memuat apa yang harus dilakukan
peserta didik, meliputi melakukan, mengamati, dan menganalisis. Oleh karena
itu, kita perlu merumuskan langkah-langkah yang harus dilakukan peserta didik,
kemudian kita minta peserta didik untuk mengamati fenomena hasil kegiatannya.
Selanjutnya, kita berikan pertanyaan-pertanyaan analisis yang membantu peserta
didik untuk mengaitkan fenomena yang mereka amati dengan konsep yang akan
mereka bangun dalam bentuk.
2.
LKS yang membantu peserta didik menerapkan
dan mengintegrasi berbagai konsep yang telah ditemukan
Didalam sebuah pembelajaran, setelah peserta
didik berhasil menemukakan konsep, peserta didik selanjutnya kita latih untuk
menerapkan konsep yang telah dipelajari tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
3.
LKS yang berfungsi sebagai
penuntun belajar
LKS bentuk ini berisi pertanyaan atau isian
yang jawabannya ada didalam buku. Peserta didik akan dapat mengerjakakan LKS
tersebut jika mereka membaca buku, sehingga fungsi utama LKS ini adalah
membantu peserta didik menghafal dan memahami materi pelajaran yang terdapat
didalam buku. LKS ini juga sesuai untuk keperluan remidiasi.
4.
LKS yang berfungsi sebagai
penguatan
LKS bentuk ini diberikan setelah peserta didik
selesai mempelajari topik tertentu. Materi pembelajaran yang dikemas didalam
LKS ini lebih mengarahkan pada pendalaman dan penerapan materi pembelajaran
yang terdapat didalam buku pelajaran. Selain sebagai pembelajaran pokok, LKS
ini juga cocok untuk pengayaan.
5.
LKS yang berfungsi sebagai
petunjuk pratikum
Alih-Alih memisahkan petunjuk pratikum kedalam
buku tersendiri, kita dapat menggabungkan petunjuk pratikum kedalam kumpulan
LKS. Dengan demikian, dalam LKS bentuk ini, petunjuk pratikum merupakan salah
satu isi (content) dari LKS.
C.
Prosedur produksi media
pembelajaran LKS
Berikut adalah langkah-langkah penyusunan
Lembar kegiatan siswa (LKS) menurut Diknas antara lain:
1.
Melakukan Analisis Kurikulum
2.
Menyusun Peta kebutuhan LKS
3.
Menentukan Judul
4.
Penulisan LKS
a.
Merumuskan Kompetensi dasar
b.
Menentukan alat penilaian
c.
Menyusun Materi
d.
Memperhatikan Sruktur bahan ajar
D.
Mengembangkan dan membuat
media pembelajaran LKS
Dalam rangka mengembangkan LKS yang “kaya
manfaat” maka kita perlu memperhatikan desain Pengembangan dan langkah-langkah
pengembangannya. Antara lain :
1.
Menentukan Desain
Pengembangan LKS
Adapun batasan umum yang dapat kita jadikan
pedoman pada saat menentukan desain LKS adalah sebagai berikut :
a)
Ukuran
b)
Kepadatan Halaman
c)
Penomoran
d)
Kejelasan
2.
Langkah-langkah
Pengembangan LKS
a)
Menentukan Tujuan Pelajaran yang
akan Di-breakdown dalam LKS
Pada
langkah pertama ini, kita harus menentukan desain menurut tujuan pembelajaran
yang kita acu. Perhatikan variabel ukuran, kepadatan halaman, penomoran
halaman, dan kejelasan.
b)
Pengumpulan Materi
Dalam pengumpulan materi ini, hal yang
perlu kita lakukan adalah menentukan materi dan tugas yang akan kita masukkan
kedalam LKS. Oleh karena itu pastikan bahwa materi dan tugas yang kita tentukan
sejalan dengan tujuan pembelajaran.
c)
Penyusunan Elemen atau unsur-unsur
Pada
bagian inilah, saatnya kita mengintegrasikan desain (hasil dari langkah
pertama) dengan tugas (sebagai hasil dari langkah kedua).[5]
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
LKS
merupakan sesuatu bahan ajar cetak berupa lembar-lembar kertas berisi materi, ringkasan,
dan petunjuk-petunjuk pelaksanaan tugas pembelajaran yang mengacu pada
kompetensi dasar yang harus dicapai.
Salah satu fungsi LKS adalah Sebagai
bahan ajar yang bisa meminimalkan peran pendidik, namunlebih mengaktifkan
peserta didik, dan Sebagai bahan ajar yang mempermudah peserta didik untuk
memahami materi yang diberikan. Tujuan penyusunan LKS yaitu , Menyajikan bahan
ajar yang memudahkan peserta didik untuk berinteraksi dengan materi yang
diberikan.Dari segi struktur Bahan ajar LKS terdiri atas 6
unsur utama, meliputi: Judul, Petunjuk belajar,
Kompetensi dasar atau materi pokok, Informasi pendukung, Tugas atau langkah
kerja, dan Penilaian.
Sedangkan jika dilihat dari formatnya, LKS memuat paling tidak 8 unsur,
yaitu : Judul, Kompetensi Dasar yang akan dicapai, Waktu penyelesaian,
Peralatan/bahan yang diperlukan untuk penyelesaian tugas, Informasi singkat,
Langkah kerja, Tugas yang harus dilakukan dan,Laporan yang harus dikerjakan.
langkah-langkah penyusunan Lembar kegiatan
siswa (LKS) menurut Diknas antara lain: Melakukan Analisis Kurikulum, Menyusun
Peta kebutuhan LKS, Menentukan Judul, Penulisan LKS, (Merumuskan Kompetensi
dasar, Menentukan alat penilaian, Menyusun Materi, Memperhatikan Sruktur bahan
ajar).
Desain Pengembangan dan langkah-langkah
pengembangannya. Antara lain :
1.
Menentukan Desain Pengembangan LKS
Adapun batasan umum yang dapat kita jadikan
pedoman pada saat menentukan desain LKS adalah sebagai berikut : Ukuran,
Kepadatan Halaman, Penomoran, dan Kejelasan.
2.
Langkah-langkah Pengembangan LKS
a.
Menentukan Tujuan Pelajaran yang
akan Di-breakdown dalam LKS
b.
Pengumpulan Materi
c.
Penyusunan Elemen atau unsur-unsur
B.
Kritik dan Saran
Demikian
yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam
makalah ini , tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahan karna terbatasnya
Pengetahuan dan kurangnya rujukan dan referensi , penulis berharap kapada para
pembaca yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun guna
kesempurnaan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
Andi Prastowo, 2011, Panduan
Kreatif membuat bahan ajar inovatif, Yogyakarta : DIVA press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar